Rabu, 22 Januari 2014

Menanti sebuah keajaiban




Tidak terasa udah dua tahun setengah aku kerja di kantor ini . dan udah dua tahun setengah aku merasakan pahit manisnya kerja disini . dan selama itu pula aku banyak belajar apa arti tentang tanggung jawab cara bergaul dengan orang orang yang berpendidikan.
Dulu aku memang sangat bermimpi untuk bisa kerja di kantoran Waupun pekerjaan aku itu hanya seorang OB. Dan pertengahan tahun 2011 apa yang aku impikan menjadi kenyataan Waupun banyak orang yang bilang aku kerja disini hanya beruntung aja . tapi aku beranggapan bahwa ini adalah anugrah dari Tuhan atas kesabaran aku untuk bisa kerja dini . waupun ada rasa menyesal karna ga sesuai harapan tapi aku untuk coba barsabar dah ikhlas untuk menjalaninnya .
 diawal aku kerja semuanya baik baik aja Waupun begitu berat beban kerja aku , tapi aku jalanin dengan  ikhlas aku beranggapan bahwa ini lah pekerjaan yang sesungguhnya yang dimana dulu aku ga pernah menghargai uang dan sekarang aku bisa merasakan dimana berharganya uang itu , yang aku harapkan diwaktu itu hanya dimana aku bisa kenal sama orang orang yang berpengalaman agar aku bisa belajar darinya.
Tapi apa yang aku banyangkan ga menjadi kenyataan , karna cara kerja aku dan yang lain itu sangat berbeda , cara pikir aku tentang kerja yaitu tentang sebuah tanggung jawab dimana aku harus berkerja apa yang menjadi tanggung jawab aku . aku tidak bisa bekerja yang hanya kalau atasaan menegur baru aku kerjakan , tapi aku hanya bisa bersabar dan ikhlas atas semua ini ,  disaat itu ada rasa penyesalan karna aku bisa masuk kerja disini , tapi aku ga bisa berbuat apa apa aku hanya bisa mendengarkan nasehat ibu aja , bahwa kalau aku berkerja dengan penuh tanggung jawaab dimana aku berkerja pasti membawakan hasil yang baik . aku hanya bisa bilang amin atas doa dan dukungan ibuku . tiga bulan aku berkerja hanya seorang OB dibulan November aku diangkat menjadi kurir , aku hanya bisa berharap supaya ini apa yang aku rasakan itu ga terulang lagi . tapi inilah awal petaka aku . yang dimana aku selalu berharap supaya dalam bekerja ada rasa saling tolong menolong tapi semuanya ga ada disini , dimana aku dengan ikhlas menolong satu sama lain tapi kalau aku membutukan pertolongan ga ada yang mau bantu aku . aku sangat bingung aku harus dimana , hanya sekedar ingin keluar untuk mencari kenyaman tapi semuanya menjadi bahan olok olokan . pernah di malam  lebaran haji aku pergi hanya untuk ketemu sama saudara aku dibekasi dan aku pulang sore harinya , aku hanya beragapan baik baik saja tapi sesampai di kantor aku di tanyaain seperti orang bersalah aja , aku bingung maunya kalian itu apa ? kalian pergi mau pulang apa ga aku ga pernah tanya kalian habis kemana ? itu hak kalian , tapi kenapa pas aku pergi cuma kerumah saudara aku  aku di musuhi ? sampai sampai bos tahu .
 semenjak kejadian itu aku baru tahu bahwa orang orang ini maunya dihargain tapi dia ga mau menghargain orang lain .
aku putuskan  untuk menjauhnya , mungkin dengan menjauhinya beban aku sedikit berkurang . tapi semasih orang itu masih disini hidupku belum selamanya nyaman, terkadang apa yang perkataan yang keluar dari mulut aku selalu menjadi bahan omongan , sampai sampai aku berharap mudah mudahan aku ga selamanya berkerja bareng sama orang yang hanya mulutnya besar saja, disaat itu aku belum bisa melawan aku hanya menangis didalam hati , aku selalu berdoa kapan semuanya berakhir ingin rasanya aku keluar dari kantor ini , tapi aku masih punya tanggungan yang masih lama , dan kalau aku terus bertahan disini lama lama aku akan semakin sakit hati . tapi Tuhan maha adil apa yang dia perbuat sama aku selama ini mendapatkan balasanya, orang itu keluar dari kantor dengan kepala menunduk , karna sombongan yang selama ini dia bicarakan.
Semenjak kepergian orang itu beban aku sedikit berkurang waupun masih banyak orang yang ga suka sama aku tapi aku jalanin dengan ikhlas dan sabar . karna dengan apa yang aku alami selama ini buat pelajaran aku untuk bisa menjadi orang yang dewasa. Aku selalu berharap supaya apa yang aku alami ga terulang lagi , aku ingin berkerja dengan hati tak punya beban agar semua pekerjaan menjadi ringan .
tapi apa yang aku harapkan itu hanya impian yang kapan akan menjadi kenyataan , sekarang aku dihadapkan pekerjan yang ga mungkin aku terima, dimana aku harus berkerja dalam 24 jam . dimana aku harus batuin ngepel dan nyapu tampa mau mempertimbangkan dimana beratnya pekerjaan aku selama ini , mungkin semuanya tahu bahwa aku siangnya menjadi kurir dan malamnya aku harus menunggu orang orang kantor pada pulang sampai larut malam dan selama aku jaga malam ga ada yang mau bantu aku , aku bingung aku harus bagaimana ga mungkin aku tidur jam 12 malam dan bangun jam 5 pagi untuk ngepel dan nyapu dan jam 9 pagi aku sudah jalan keliling Jakarta , emang aku robot apa yang harus ga boleh istirahat sebentar ?
disaat itu aku ga  bisa melawan kezaliman, aku ga mau ngepel apa nyapu waupun aku terus ditekan tapi aku ga mau . emang selama itu aku ga berani berterus terang kenapa alasanya aku ga mau ngepel sama nyapu biarkan waktu yang menjawab kebenarnya .

 alhamdulilah dibulan juli 2012 aku udah satu tahun aku berkerja di kantor ini dan selama satu tahun itu  banyak pelajaran buat aku , dimana aku harus lebih sering bersabar dan ikhlas untuk menghadapi semua kenyataan pahit ini waupun sampai sekarang masih banyak orang yang suka sama aku .
 dibulan itu juga ada seorang karyawan yang baru masuk , aku anggapan biasa aja  aku ga lansung kenalan sama dia , aku beraggapan bahwa cepat atau lambat aku juga akan kenal sama dia . emang si aku jujur bahwa dia orangnya cantik dan manis makanya aku begitu mender untuk mendekatinya , karna diwaktu itu aku beraggapan mana mungkin aku bisa dekat dengannya , karna aku sadar bahwa aku ini orangnya nora dan orang ga berpendidikan makanya aku urungkan untuk mendekatinya . ya aku menganggap dia hanya teman kantor aja  kalau diluar kantor mungkin ga kenal lagi.
tapi semakin lama aku kenal ternyata dia orangnya baik dan bisa menghargai orang lain waupun orangnya seperti aku ini yang hanya orang kurir tapi dia ga sukan sukan untuk bercanda dan bikin aku tertawa atas ucapannya yang ga masuk akal.
Tapi aku anggap biasa biasa aja mungkin dia hanya bercanda aja , dan pada suatu hari yang mustahil bagiku karna dia minta tolong untuk anterin kerumahnya. Aku ga menyangka kenapa dia minta aku suruh anterin kerumahnya dan sebenarnya banyak orang yang ada dikantor ini mau nganterin dia kerumahnya , tapi mungkin hanya kebetulan aja . aku ga berpikir macam macam lagian aku udah tahu bawa dia udah punya pacar . tapi disaat itu juga aku ingin rasanya untuk bisa mengenal dia lebih dalam lagi yang bukan hanya sebatas teman kantor aja tapi aku ingin lebih dari itu ya misalnya sahabat kali . tapi aku lansung buang pikiran itu jauh jauh dari otakku , mana mungkin dia mau berteman dengan aku . dan aku juga tahu diri siapa aku dan siapa dia makanya aku urungkan niat ku itu lagian sebelum kejadia aku nganterin pulang pertama kali, aku udah dapat serang dari teman kantor juga , yang dalam perkataannya begitu menyakitkan buat aku . makanya kalau aku paksain untuk bisa dekat dengan dia maka makin banyak orang yang membenciku , aku serahkan semuanya kepada Tuhan yang apa aku harus lakukan . setelah beberapa bulan aku sama dia hanya sebatas teman kantor saja ga ada lagi ucapan untuk menganterin dia pulang lagi sebenarnya yang aku harapkan aku ingin sekali untuk menganterin dia pulang dan nganterin dia kekantor , tapi semua itu hanya impian aku saja karna diwaktu yang sama juga dia udah dekat sama teman kantor aku yang sama sama satu profesi denganku , aku hanya bisa jangan terlalu untuk bermimpi karna mimpiku itu sangat ga mungkin jadi kenyataan .
Dan dibulan November dikantor ada acara jalan jalan ke puncak , semau teman teman kantor pada datang waupun hanya satu dua orang ga datang , dan disitu juga aku mendapatkan perkataan yang ga mungkin aku terima , aku hanya bisa bersabar aja untuk menghadapi orang orang yang sejak awal udah ga suka sama aku , aku berharap mudah mudahan aku ga bermusuhan lagi seperti dulu karna selama aku kerja disini baru beberapa bulan aku sedikit mendapatkan ketenangan batin ini .
Aku anggap apa yang dia ucapkan dipuncak beberapa waktu yang lalu hanya mungkin dia lagi hilaf aja aku ga memikirkannya , tapi ini yang mungkin aku ga terima dimana pada suatu hari dibulan desember teman kantorku yang didaerah bekasi menikah dan dia minta tolong sama aku untuk menjemputnya dari rumahnya karna di kantor yang lain udah pada menunggu dia untuk beragkat bareng , tapi aku ga ikut karna hanya bawa mobil Cuma satu jadi aku urungkan niatku untuk ikut , pas asar mereka pada pulang dan mampir kekantor , dia juga turun di kantor juga  jam menujukan pukul 5 sore satu persatu teman teman aku pada pulang ,  dia belum pulang , dia ada di lantai 2 aku sendiri ada di lantai 3 , aku ga tahu dimana ceritanya dia minta aku anterin pulang , sebenarnya aku juga bingung kan ada orang yang sebenarnya pingin nganterin dia pulang tapi aku ga berpikir macam macam mungkin dia hanya ingin aku kali yang untuk menganterin dia pulang . dan aku bergerak untuk menganterin dia pulang .
jam udah menunjukan malam aku bergegas untuk tidur di lantai 4 karna  udah larut malam, 2 teman kantor aku ke lantai 4 juga dan salah satu dari mereka ada yang memanggil mangil nama aku , aku sebenarnya dengar tapi aku pura pura ga dengar dan apa yang di ucapkan yang bikin aku sakit , teman aku bilang  si dia tadi mau aku anterin pulang sama aku ko ga mau dan maunya sama reno ada apa ya aku curiga , perkataan itu yang bikin aku ga terima jadi apa yang aku bayangkan itu benar bahwa teman kantor aku suka sama dia . semenjak peristiwa itu aku mulai menjauhinya aku ga mau gara gara wanita aku harus berebut , lagian aku udah tahu diri bahwa aku ga pantas untuk bisa dekat dengan dia , beberapa bulan aku coba untuk menjauhinya dan teman aku sama dia semakin dekat aku ga tahu apa dia sama teman aku pacaran apa ga yang aku lihat dia semakin dekat dengan teman kantor aku ,
bulan juli 2013 datang juga dimana aku udah kerja dikantor ini udah 2 tahun , alhamdulilah waupun selama 2 tahun waupun kondisi aku terkantung kantung tapi aku bisa menjalaninya dengan ikhlas dan sabar aku bisa menatap kedepan tampa banyang banyang masa lalu , yang berlalu biarkan berlalu dan kedepan mudah mudahan aku bisa menjadi lebih baik dari sekarang .

  disaat aku udah melupakan dia tiba tiba dia datang dalam kehidupan aku , aku ga tahu kenapa beberapa hari dia mendekatiku , dari hal aku di ajak makan dan hanya sekedar berbincang bincang aku tidak tahu mungkin ini hanya inseng isengnya dia aja , aku ga mau berpikir apa apa tentang dia. Tapi semakin lama aku sama dia semakin dekat sampai pada suatu hari tepatnya hari rabu sore dia bilang bahwa dia ingin aku menjadi sahabatnya . perasaan aku saat itu seperi disamber petir mimpi apa ku semalam sampai orang aku harapkan dari dulu untuk bisa dekat dengannya menjadi kenyataan , tapi aku ga lansung senang begitu aja aku pernah bilang dia , kamu dulu pernah dekat sama dia emang sampai sekarang kamu sama dia statusnnya apa ? dia Cuma bilang hanya teman aja ko , aku hanya bilang ohhhhhhhhh, tapi aku ga lansung percaya begitu aja ,  aku juga pernah menyindir tentang dia kepada teman kantor aku yang pernah akrab sama dia , temanku hanya bilang ga , aku hanya diam aja apa yang temanku jelaskan bahwa dia sama temanku  itu ga ada hubungan , jadi aku berpikir kalau aku dekat sama dia ga ada yang marah donk karna semaunya bilang ga ada hubungan apa apa.
 semenjak itu aku sama dia semakin dekat dan kedekatan aku sama dia juga membawa kebaikan buat aku , aku bisa berteman dengan salah satu teman wanita di kantor aku , alhamdulilah yang selama ini aku sama temanku itu hanya sebatas rekan kerja tapi aku bisa bergaul dengannya. . semenjak itu juga aku setiap hari menganterin dia pulang dan jemputin juga karna aku ga tega kalau dia harus naik angkot lebih baik aku jemputin aja karna aku kasian . tapi kedekatan aku sama dia banyak orang yang ga suka sama aku , aku setiap hari dicemoh dan dihina tapi aku hiraukan apa yang orang orang bicarakan lagian yang jalanin itu aku bukan orang yang hanya bisa ngomong aja , selagian ga ada yang dirugikan aku oke oke aja .
Tapi apa yang selama ini aku tidak tahu akhirnya aku tahu juga berawal dari aku dan teman teman kantor menjenguk salah satu anak rekan kerja yang lagi dirawat dirumah sakit , dan sesudah menjenguk aku dia dan teman kantor wanita bersama pacarnya untuk memutuskan kerumahnya teman ku , dan sempai di rumahnya aku mendapatkan berita yang begitu menyakitkan buat aku temanku yang di kantor marah sama dia karna dia jalan dari tadi sama aku , aku ga habis pikir kenapa temanku begitu marah , selagian yang aku tahu diwaktu itu dia dan temanku ga ada hubungan apa apa kenapa sampai segitunya marah , aku bilang sama dia apa kamu sama temanku itu pacaran ? dia bilangnya ga, kalau ga kenapa dia sebegitu marah, aku selama ini yang anggap semuanya baik baik aja tapi dibelakangnya ada yang begitu ga suka aku dekat denganya , diwaktu itu aku bingung emang apa salah aku sama dia sampai aku harus menghadapi situasi begini kenapa kalian semuanya teganya membohongiku , coba aja kalau kalian jujur dari awal mungkin aku ga menghadapi situasi begini , karna dimana juga dia teman aku juga , waupun dulu pernah ada cekcok tapi sekarang aku sama temanku udah jauh lebih baik dari yang dulu . diwaktu aku ga bisa berpikir aku hanya diam dan mengalamun pingin menyendiri agar aku ga terbebani masalah yang sekarang aku hadapi.
Jam sebelas aku untuk memutuskan pulang kembali kekantor aku lihat temanku ada diwarung aku putuskan untuk memasuk kekantor dan dia coba deketin temanku yang ada diwarung itu , aku ga tahu apa yang mereka bicarakan sesampai aku kembali dia udah jalan untuk memutuskan pulang naik angkot , aku ga tega melihatnya selagian juga dia itu teman aku waupun dia juga membohongiku , aku samperin dan aku suruh naik untuk aku anterin kerumahnya , sehabis aku nganterin dia aku putuskan untuk kembali kekantor aku naik kelantai 4 aku lihat wajah temanku dengan kemarah besar kepadaku aku hanya biasa diam saja diwaktu itu aku berpikir coba aja kalau kamu dia jujur dari awal mungkin ga seperti ini kejadianya , kita ga bakal saling bermusukan hanya karna seorang wanita . lagian aku sama dia hanya berteman .
Semenjak peristiwa itu aku dilanda kebingungan di satu sisi aku dibutuhkan dia dan di satu sisi aku di musuhi temanku dan orang orang kantor yang ga suka aku dekat sama dia, aku bingung aku harus dimana apa aku harus bertahan apa mundur disaat itu aku ga bisa berpikir untuk kemana aku harus melangkah . aku hanya bisa mengalamun berdiam diri hanya sekedar untuk menenagkan diri ,
 banyak tekan tekan yang aku terima, dari yang secara lansung atau tidak lansung sampai sampai kemana aku pergi dicurigai, sampai aku pernah bilang susahnya untuk bisa berteman denganmu sampai  cara komunikasinya hanya dengan sms aja , tapi aku jalanin aja apa yang  harus aku lakukan , mungkin hanya Tuhan yang tahu apa aku salah apa ga , sebenarnya aku udah ada niat untuk menjauhinya tapi apa yang mereka lakukan kepadaku begitu sangat menyakitkan sampai segapantasnya apa yang diucapkan , aku sekarang hanya bisa berharap bahwa apa yang aku perjuangan agar  bisa dekat denganmu karna aku tahu dia orang baik jadi sepantasnya aku menghormatinya dan menyanginya  , aku ga usah hiraukan apa yang orang orang sirik bicarakan , selagian dia masih mau jadi teman aku , ya aku ga masalah .
Aku udah tahu diri bahwa aku ga usah bemimpi untuk bisa jadi pacarnya , aku sadar ko aku itu siapa dan dia siapa ,aku sama dia itu seperti langit dan bumi aku udah bisa berteman sama dia udah bersyukur , aku ga boleh  minta sama dia berlebih , karna aku hanya seoarng kurir yang ga pantas untuk bisa berpacaran dengan orang sepertinya,
 Yang aku harapkan  adalah aku hanya ingin kamu jaga dirimu aja  apa yang kamu inginkan semoga menjadi kenyataan , karna aku begitu sangat menyayangi kamu , kamu udah aku anggap seperti saudara aku sendiri ,
Mungkin peristiwa ini bisa membuat  aku menjadi  lebih  dewasa , dan aku bisa membuktikan kepada semua orang yang menghina aku , bahwa orang kampung ga selama menjadi orang miskin katro , orang kampung  biasa aja sukses di kemudian hari , karna orang kampung itu mentalnya seperti baja yang ga mudah untuk di hancurkan ,.
Terima kasih kamu udah mau menjadi teman aku waupun aku belum bisa membahagian sahabat sendiri tapi aku berjanji sebelum aku pergi dari kantor ini  ingin sekali aja membuat kamu bahagia , karna begitu berat aku harus meninggalkan semua ini . jujur aja aku ga sanggup untuk berpisah denganmu tapi apa boleh buat , lagian aku bukan siapa siapa kamu , aku hanya orang yang ke g e ran yang ingin bisa bersamamu ,
ku sadari ku tak bisa memberikan yang terbaik untukmu
tapi aku kan berusaha segenap raga ini
mungkin aku saat ini tak berarti di matamu
tapi aku kan berjanji ku kan berikan yang terbaik untukmu .
sampai kapanpun aku akan menyayangimu waupun kamu udah melupakan aku sebagai sahabatmu ,   karna aku akan Menanti sebuah keajaiban yang kapan akan datang . keajaiban  yang ga mungkin akan berpihak kepadaku , keajaiban yang hanya mimpi buat aku .
Menanti sebuah keajaiban  SEMOGA  !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!








Sepi bukan berarti hilang
Diam bukan berarti lupa
Jauh bukan berarti putus


Aku punya dua mata yang tak selalu melihatmu
Aku punya dua tangan yang tak selalu menyentuhmu
Aku punya dua kaki yang tak selalu berjalan bersamamu

Tapi aku punya hati yang selalu mengingat dan menyayangimu..